FirmanAllah Swt: Artinya: "Hendaklah berbuat baik kepada kedua ibu bapa, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan tetangga-tetangga baik yang dekat maupun yang jauh. (QS An Nisa : 36) Dalam pergaulan ini hendaklah senantiasa ditumbuhkan rasa kasih sayang sesama kita dan hendaklah mengetahui sebab-sebab yang menimbulkan rasa
Muslimahdaily - Abu Hurairah ra. berkata , Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, โ€œBarangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam. Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menghormati tetangga. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamuโ€ HR Bukhari dan Muslim. Hadits diatas menghimpun tiga hal yang termasuk kepada akhlak terpuji di dalam hubungan antar anggota masyarakat, yaitu selalu mengucapkan kata-kata yang baik, memuliakan tetangga, dan memuliakan tamu. Di dalam haditsnya, Abu Hamzah, Anas bin Malik ra., seorang pelayan Rasulullah, berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, โ€œSeorang diantara kalian tidak beriman jika belum bisa mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiriโ€ HR Bukhari dan Muslim. Hadits tersebut menunjukkan bagaimana hendaknya seorang muslim beradab dan berakhlak antar sesamanya di dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dengan tetangga kita. Tetangga kita adalah hubungan yang terdekat di kehidupan bermasyarakat. Bukankah seorang tetangga yang akan mengetahui dan membantu kita seandainya kita tertimpa musibah? Tetangga juga yang ikut merayakan kebahagiaan bersama kita selain keluarga kita. Diantara tanda kesempurnaan iman dan Islam adalah berbuat baik kepada tetangga dan tidak menyakitinya. Berbuat baik kepada tetangga merupakan keharusan. Islam sangat memperhatikan masalah ini. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Bukhari, dari Aisyah ra., bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, โ€œJibril terus mewasiatkanku perihal tetangga. Hingga saya mengira bahwa tetangga akan menjadi ahli warisโ€. Bahkan, Allah SWT mensejajarkan perintah berbuat baik kepada tetangga dengan perintah untuk beribadah kepada-Nya dan setelah berbuat baik kepada orang tua dan kerabat. Sebagaimana Allah berfirman dalam surah An-Nisaaโ€™ ayat 36, โ€œSembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, Ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diriโ€. Dekat dan jauh di sini ada yang mengartikan dengan tempat, hubungan kekeluargaan, dan ada pula antara yang Muslim dan yang bukan Muslim. Oleh karena itu, menyakiti tetangga merupakan suatu dosa dan akan berbuah siksa yang pedih. Bahkan, seperti yang disebutkan dalam hadits, bahwa orang yang tidak menghormati tetangga maka imannya belum sempurna. Naโ€™udzubillah. Bukhari meriwayatkan dari Abi Syarih ra., bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, โ€œDemi Allah, tidak sempurna imannya.โ€, โ€œDemi Allah, tidak sempurna imannya.โ€, โ€œDemi Allah, tidak sempurna imannya.โ€. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ditanya, โ€œSiapa yang tidak sempurna imannya, Ya Rasulullah?โ€. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menjawab, โ€œSeseorang yang tetangganya tidak merasa aman dari kejahatannyaโ€. Imam Ahmad dan Hakim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa seseorang berkata kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, โ€œYa Rasulullah, Fulanah selalu shalat malam dan puasa di siang harinya. Akan tetapi ia sering mencela tetangganya.โ€ Rasulullah menjawab, โ€Ia tidak baik, dan tempatnya adalah nerakaโ€. Disebutkan kepada Rasul shallallahu alaihi wasallam, bahwa Fulanah hanya melaksanakan shalat wajib, puasa Ramadhan, dan bersedekah secuil keju. Akan tetapi ia tidak pernah menyakiti tetangganyaโ€. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, โ€œIa masuk surgaโ€. Ada banyak cara untuk berbuat baik kepada tetangga, di antaranya kebutuhannya, Imam Ahmad meriwayatkan bahwa Umar ra. berkata, โ€œJangan sampai seorang mukmin kenyang, sedang tetangganya kelaparanโ€.Hakim meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, โ€œTidaklah sempurna iman orang yang tidur dalam keadaan kenyang sedangkan tetangganya kelaparan, padahal ia mengetahuiโ€. Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Dzar ra., bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah berpesan kepadanya, โ€œJika kamu memasak makanan yang berkuah, maka banyakkanlah airnya. Lalu berilah mereka bagianโ€. sesuatu yang bermanfaat Dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, โ€œJangan sampai kamu melarang tetanggamu memasang kayu pada dindingmuโ€ HR Bukhari dan Muslim. hadiah Dari Aisyah ra., bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, โ€œJanganlah menyepelekan hadiah kepada tetangga, meskipun hanya tulang yang sedikit sekali dagingnyaโ€ HR Bukhari Demikianlah salah satu akhlak yang baik yang diajarkan Islam kepada umatnya, yaitu menghormati tetangga, sebagaimana yang dapat kita lihat bahwa Allah SWT, dan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memberi petunjuk untuk menghormati tetangga dalam Al-Qurโ€™an dan hadits. Wallahu aโ€™ โ€œAl-Wafiโ€ Syarah kitab Arbaโ€™in An-Nawawiyah, oleh Dieb Al-Bugha Muhyidin Mistu. DariAbu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Rasรปlullรขh Shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda, "Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya dan sebaik-sebaik kamu adalah orang yang paling baik kepada istrinya" [1]. Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan berakhlak baik dalam sikap dan Tetangga merupakan orang yang rumahnya bersebelahan dengan kita. Karena saling berdekatan, maka bagaimana pun kehidupan seseorang tidak bisa terlepas dari interaksi bersama para tetangga. Sebab itu, Islam memerintahkan kita untuk selalu menjaga keharmonisan hubungan antartetangga. 1. Memuliakan Tetangga Ekspersi Keimanan Rasulullah Saw sendiri adalah orang yang sangat menjunjung tinggi keharmonisan antartetangga. Tentunya tindakan beliau berbuat baik kepada tetangga merupakan anjuran bagi orang-orang muslim untuk berbuat baik kepada para tetangga dan memuliakan mereka. Beliau bersabda ูˆู…ูŽู† ูƒุงู†ูŽ ูŠูุคู’ู…ูู†ู ุจุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆุงู„ู’ูŠูŽูˆู…ู ุงู„ุขุฎูุฑู ููŽู„ู’ูŠููƒู’ุฑูู…ู’ ุฌุงุฑูŽู‡ูุŒ ูˆู…ูŽู† ูƒุงู†ูŽ ูŠูุคู’ู…ูู†ู ุจุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆุงู„ู’ูŠูŽูˆู…ู ุงู„ุขุฎูุฑู ููŽู„ู’ูŠููƒู’ุฑูู…ู’ ุถูŽูŠู’ููŽู‡ู Artinya โ€œSiapa pun yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya, dan siapa pun yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya.โ€ HR Muslim. Hadis di atas jelas menganjurkan untuk berbuat baik dan memuliakan tetangga. 2. Tetangga Seperti Keluarga yang Punya Hak Waris Malaikat Jibril sering sekali menasihati Nabi Saw untuk berbuat baik kepada tetangganya. Hal ini membuat Nabi Saw mengira bahwa tetangga merupakan orang yang mendapatkan warisan sebagaimana keluarga yang memiliki hubungan darah. Hal ini sebagaimana diriwayatkan dalam riwayat Imam al-Bukhari ุนูŽู†ู’ ุนูŽุงุฆูุดูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง ุนูŽู†ู ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู…ูŽุง ุฒูŽุงู„ูŽ ูŠููˆุตููŠู†ููŠ ุฌูุจู’ุฑููŠู„ู ุจูุงู„ู’ุฌูŽุงุฑู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุธูŽู†ูŽู†ู’ุชู ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ุณูŽูŠููˆูŽุฑู‘ูุซูู‡ู. ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ Artinya โ€œDari Aisyah RA, dari Nabi SAW beliau bersabda, โ€œJibril terus mewasiatkanku perihal tetangga. Hingga aku menyangka bahwa tetangga akan menjadi ahli waris.โ€ Hadis riwayat Al-Bukhari 3. Tetangga Tidak Aman, Tanda Tidak Iman Dalam hadis lain, Nabi Saw menyebutkan seorang muslim tidak beriman apabila tetangganya tidak aman dari perbuatan buruknya. Tidak tanggung-tanggung, beliau mengulang peringatan ini sebanyak tiga kali. Hal ini menunjukkan betapa kerasnya peringatan agar tidak berbuat buruk kepada tetangga. Nabi Saw bersabda ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽุง ูŠูุคู’ู…ูู†ู ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽุง ูŠูุคู’ู…ูู†ู ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽุง ูŠูุคู’ู…ูู†ู ู‚ููŠู„ูŽ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ู„ูŽุง ูŠูŽุฃู’ู…ูŽู†ู ุฌูŽุงุฑูู‡ู ุจูˆูŽุงุฆูู‚ูŽู‡ู. ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ Artinya, โ€œDemi Allah, tidak sempurna imannya, demi Allah tidak sempurna imannya, demi Allah tidak sempurna imannya.โ€ Rasulullah saw. ditanya โ€œSiapa yang tidak sempurna imannya wahai Rasulullah?โ€ Beliau menjawab, โ€œSeseorang yang tetangganya tidak merasa aman atas kejahatannya.โ€ HR al-Bukhari. 4. Sakiti Tetangga Diancam Neraka Lebih parah dari itu, seseorang yang menyakiti tetangganya pun mendapat ancaman dari neraka, namun sebaliknya, ada ganjaran surga bagi yang berbuat baik kepada tetangga. Nabi Saw bersabda ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠู’ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ูŠูŽู‚ููˆู„ู ู‚ููŠู’ู„ูŽ ู„ูุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ููู„ุงูŽู†ูŽุฉูŽ ุชูุตูŽู„ู‘ููŠ ุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ูŽ ูˆูŽุชูŽุตููˆู…ู ุงู„ู†ู‘ูŽู‡ูŽุงุฑูŽ ูˆูŽูููŠ ู„ูุณูŽุงู†ูู‡ูŽุง ุดูŽูŠู’ุกูŒ ูŠูุคู’ุฐููŠ ุฌููŠุฑูŽุงู†ูŽู‡ูŽุง ุณูŽู„ููŠุทูŽุฉูŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ุงูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ูููŠู‡ูŽุง ู‡ููŠูŽ ูููŠ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ูˆูŽู‚ููŠู„ูŽ ู„ูŽู‡ู ุฅูู†ู‘ูŽ ููู„ุงูŽู†ูŽุฉูŽ ุชูุตูŽู„ู‘ููŠ ุงู„ู’ู…ูŽูƒู’ุชููˆุจูŽุฉูŽ ูˆูŽุชูŽุตููˆู…ู ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ูˆูŽุชูŽุชูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ู ุจูุงู„ุฃูŽุซู’ูˆูŽุงุฑู ูˆูŽู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู„ูŽู‡ูŽุง ุดูŽูŠู’ุกูŒ ุบูŽูŠู’ุฑูู‡ู ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูุคู’ุฐููŠ ุฃูŽุญูŽุฏู‹ุง ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‡ููŠูŽ ูููŠ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู. ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุญุงูƒู… Artinya, โ€œDari Abu Hurairah ra ia berkata, Dikatakan kepada Rasulullah saw Wahai Rasulullah Saw, Fulanah selalu salat malam dan puasa di siang harinya. akan tetapi, ia sering mencela tetangganya.โ€™ Rasulullah saw bersabda Ia tidak baik, ia masuk neraka.โ€™ Disebutkan kepada Rasulullah saw bahwa Fulanah hanya melaksanakan shalat wajib, puasa Ramadhan, dan bersedekah hanya secuil keju. Akan tetapi ia tidak pernah menyakiti tetangganya.โ€™ Rasulullah Saw bersabda Ia masuk surgaโ€™.โ€ HR al-Hakim. Dengan adanya hadis Nabi Saw di atas, kita dianjurkan untuk berbuat baik kepada tetangga. 5. Berbuat Baik kepada Tetangga Mengenai perbuatan baik kepada tetangga, seseorang dikategorikan orang yang terbaik apabila dia berbuat baik kepada tetangganya. Nabi Saw bersabda ุนู† ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ุนู…ุฑูˆ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุŒ ุฃู† ุงู„ู†ุจูŠ ๏ทบ ูŠู‚ูˆู„ ุฎูŠุฑู ุงู„ุฃุตุญุงุจู ุนู†ุฏ ุงู„ู„ู‡ู ุฎูŠุฑูู‡ู… ู„ุตุงุญุจูู‡ุŒ ูˆุฎูŠุฑู ุงู„ุฌูŠุฑุงู†ู ุนู†ุฏ ุงู„ู„ู‡ู ุฎูŠุฑูู‡ู… ู„ุฌุงุฑูู‡". ุฃุฎุฑุฌู‡ ุงู„ุชุฑู…ุฐูŠ Artinya, โ€œDari Abdullah bin Amr ra, bahwa Nabi Saw bersabda, โ€œSebaik-baik sahabat di sisi Allah adalah mereka yang paling baik kepada sahabatnya, dan sebaik-baik tetangga di sisi Allah adalah mereka yang paling baik kepada tetangganya.โ€ HR at-Tirmidzi. 6. Berbagi Makanan kepada Tetangga Salah satu kebaikan yang dapat dilakukan oleh orang-orang yang bertetangga salah satunya adalah saling memberikan makanan. Di Indonesia, tradisi ini hidup di tengah-tengah masyarakat. Dengan saling memberi makanan antara tetangga akan menciptakan keharmonisan satu sama lain. Nabi Saw sendiri mengajarkan kepada kaum muslimin di masa beliau, hendaknya apabila memasak makanan yang berkuah, agar diperbanyak kuahnya supaya bisa dibagikan kepada tetangganya. Beliau bersabda ุฅุฐุง ุทุจุฎุช ู…ุฑู‚ุฉ ูุฃูƒุซุฑ ู…ุงุกู‡ุง ูˆุชุนุงู‡ุฏ ุฌูŠุฑุงู†ูƒ. ุฃุฎุฑุฌู‡ ู…ุณู„ู… Artinya, โ€œJika kamu memasak kuah, maka perbanyaklah airnya dan berikan sebagian pada para tetanggamuโ€. HR Imam Muslim. 7. Tetangga Jauh dan Tetangga Dekat, Mana yang Diprioritaskan? Masih berkaitan dengan memberi sesuatu kepada tetangga. Tentunya tetangga yang ada di sekitar rumah kita tidak hanya satu atau dua. Semua orang di sekeliling kita rumahnya adalah tetangga kita, bahkan yang sudah jauh pun rumahnya kerap disebut dengan tetangga. Sebab itu ada istilah tetangga dekat dan tetangga jauh. Lantas, apabila ingin berbagi, tetangga mana yang lebih kita dahulukan? Dalam hal ini Rasulullah Saw menganjurkan untuk mendahulukan tetangga yang lebih dekat kepada kita. ุนูŽู†ู’ ุนูŽุงุฆูุดูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง ู‚ูู„ู’ุชู ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŒ ุฅูู†ู‘ูŽ ู„ููŠ ุฌูŽุงุฑูŽูŠู’ู†ู ููŽุฅูู„ูŽู‰ ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูู…ูŽุง ุฃูู‡ู’ุฏููŠุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุฃูŽู‚ู’ุฑูŽุจูู‡ูู…ูŽุง ู…ูู†ู’ูƒู ุจูŽุงุจู‹ุง Artinya, โ€œDari Aisyah ra โ€œAku berkata Wahai Rasulullah, aku punya dua tetangga, kepada siapakah aku memberikan hadiah?โ€ Beliau Rasulullah Saw bersabda โ€œYaitu kepada tetangga yang paling dekat pintu rumahnya darimu.โ€ HR al-Bukhari. 8. Jangan Remehkan Pemberian Tetangga Apabila hadis di atas berkaitan dengan memberi hadiah kepada tetangga, maka Nabi Saw pula bersabda agar jangan sekali-kali kita meremehkan atau menghina pemberian tetangga kita. Nabi Saw pernah bersabda ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ู€ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ู€ ู‚ุงู„ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ู€ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู€ ูŠูŽู‚ููˆู’ู„ู ูŠูŽุง ู†ูุณูŽุงุกูŽ ุงู„ู…ูุณู’ู„ูู…ูŽุงุชู ู„ุง ุชูŽุญู’ู‚ูุฑูŽู†ู‘ูŽ ุฌูŽุงุฑูŽุฉูŒ ู„ูุฌูŽุงุฑูŽุชูู‡ูŽุง ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ููุฑู’ุณูŽู†ูŽ ุดูŽุงุฉู. ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ูˆู…ุณู„ู… Artinya, โ€œDari Abu Hurairah ra, beliau berkata, Rasulullah Saw pernah bersabda, โ€œWahai perempuan-perempuan muslimah, janganlah seorang tetangga yang meremehkan hadiah tetangganya meskipun berupa ujung kaki kambing.โ€ HR al-Bukhari dan Muslim. 9. Jangan Remehkan Kebaikan Hal tersebut berkaitan juga dengan sabda Nabi Saw tentang larangan untuk meremehkan suatu kebaikan. Beliau bersabda ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠู’ ุฐูŽุฑู‘ู ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… "ู„ุงูŽ ุชูŽุญู’ู‚ูุฑูŽู†ู‘ูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุนู’ุฑููˆู’ูู ุดูŽูŠู’ุฆุงู‹ุŒ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุฃูŽู†ู’ ุชูŽู„ู’ู‚ูŽู‰ ุฃูŽุฎูŽุงูƒูŽ ุจููˆูŽุฌู’ู‡ู ุทูŽู„ู’ู‚ู." ุฃูŽุฎู’ุฑูŽุฌูŽู‡ู ู…ูุณู’ู„ูู…ูŒ Artinya, โ€œDari Abu Dzar ra, beliau berkata Rasulullah SAW pernah bersabda โ€œSungguh janganlah kamu memandang rendah suatu kebaikan pun, meski kamu sekedar bertemu saudaramu dengan wajah yang berseri-seri.โ€ HR Muslim. Demikianlah hadis-hadis Nabi Saw yang berkaitan dengan tetangga, meliputi hak-hak mereka, anjuran berbuat baik kepada mereka, dan larangan untuk menyakiti mereka. Semoga kita dapat mengamalkan sunnah Nabi yang disebutkan dalam hadis-hadis di atas, dan dijauhi dari tutur dan tindakan yang dapat menyakiti tetangga. Wallahul mustaโ€™an. Ustadz Amien Nurhakim, Musyrif Pesantren Luhur Ilmu Hadits Darus-Sunnah dan Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
\n\n \n diantara hikmah berakhlak kepada tetangga adalah
1 Latar Belakang. Manusia sebagai makhluk berakhlak berkewajiban menunaikan dan menjaga akhlak yang baik serta menjauhi dan meninggalkan akhlak yang buruk. Akhlak merupakan dimensi nilai dari Syariat Islam. Kualitas keberagaman justru ditentukan oleh nilai akhlak. Dalam kehidupan bertetangga, bermasyarakat Individu tidak bisa seenaknya
ุงู„ุญู…ุฏู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆู…ู† ูˆุงู„ู‡ Masalah adab bertetangga adalah masalah yang besar, bahkan disebutkan orang yang menyia-nyiakan hak tetangga akan menghalangi seseorang akan masuk surga. Disebutkan dalam sebuah hadits, ada seorang sahabat datang kepada Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dan menceritakan tentang perihal seorang wanita yang rajin shalat malam dan puasa di siang hari, akan tetapi dia tidak bisa menjaga lidahnya dengan selalu menyakiti tetangganya, maka Rasulullah mengatakan kepadanya Tidak ada kebaikan pada dirinya, dia termasuk penghuni neraka.[1] Hak Kepada Tetangga Berkaitan dengan hak tetangga sangatlah diperhatikan dalam syariโ€™at ini. Lihatlah bagaimana rasulullah ketika menuturkan dirinya di saat malaikat jibril alaihis salam yang selalu datang kepadanya dan mengatakan โ€ ู…ุง ุฒุงู„ ุฌุจุฑูŠู„ ูŠูˆุตูŠู†ูŠ ุจุงู„ุฌุงุฑุญุชู‰ ุธู†ู†ุช ุฃู†ู‡ ุณูŠูˆุฑุซู‡ โ€œ. โ€œSenantiasa jibril alaihis saalam mewasiatkan aku untuk berbuat baik kepada tetanga sampai aku menyangka dia akan mendapatkan warisanโ€ HR. Bukhari 104 dalam Adabul Mufrad Di antara bentuk adab seorang muslim terhadap tetangga adalah Memilih Tetangga Yang Baik Di Sekitarnya Dalam hadits disebutkan, Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda โ€œุฃุฑุจุน ู…ู† ุงู„ุณุนุงุฏุฉ ุงู„ู…ุฑุฃุฉ ุงู„ุตุงู„ุญุฉุŒ ูˆุงู„ู…ุณูƒู† ุงู„ูˆุงุณุนุŒ ูˆุงู„ุฌุงุฑ ุงู„ุตุงู„ุญุŒ ูˆุงู„ู…ุฑูƒุจ ุงู„ู‡ู†ูŠุกโ€ โ€œAda empat hal seorang mendapatkan kebahagian, yaitu istri yang shalihah, tempat tinggal yang luas, tetangga yang baik, dan kendaraan yang nyaman.โ€ Hibban 4032 Mencintai Tetanga Dan juga Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… menyebutkan dalam haditsnya ูˆูŽุงู„ู‘ูŽุฐูู‰ ู†ูŽูู’ุณูู‰ ุจููŠูŽุฏูู‡ู ู„ุงูŽ ูŠูุคู’ู…ูู†ู ุนูŽุจู’ุฏูŒ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุญูุจู‘ูŽ ู„ูุฌูŽุงุฑูู‡ู โ€“ ุฃูŽูˆู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ุฃูŽุฎููŠู‡ู โ€“ ู…ูŽุง ูŠูุญูุจู‘ู ู„ูู†ูŽูู’ุณูู‡ู. โ€œDemi Allah, seorang hamba tidak akan beriman sampai dia mencintai tetangganya โ€“atau beliau mengatakan untuk saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinyaโ€ HR. Muslim 180 Bahkan juga Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… jelas mengatakan โ€œู„ูŠุณ ุงู„ู…ุคู…ู† ุงู„ุฐูŠ ูŠุดุจุนุŒ ูˆุฌุงุฑูู‡ ุฌุงุฆุนโ€. โ€œBukanlah termasuk orang yang beriman yang merasakan kenyang sedangkan tetangganya dalam keadaan laparโ€ HR. Bukhari dalam Adabul Mufrad 112 dan disahihkan oleh syaikh Albani dalam As-Shahihah 149 Tidak Mengganggu Tetangga Menyakiti tetangga ada beberapa bentuknya, bisa dengan ucapan misalnya mencaci makinya dan menghinanya. Atau dengan perbuatan, misalnya dengan memukulnya, Maka ini termasuk perkara yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Dan ini bukanlah termasuk sifat orang beriman yang suka berbicara kotor atau melaknat dan berbuat keji. Karena syariat begitu perhatiannya dalam masalah ini, yang sangat erat hubungannya antara keimanan seseorang kepada Allah dan hari akhir yaitu dengan berbuat baik kepada tetangganya. Sebagaimana dalam sebuah hadits disebutkan Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda ู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูุคู’ู…ูู†ู ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ุขุฎูุฑู ููŽู„ุงูŽ ูŠูุคู’ุฐูู‰ ุฌูŽุงุฑูŽู‡ู ยป โ€œBarangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah dia menyakiti tetangganyaโ€ HR. Bukhari 5185 Bahkan Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersumpah sebanyak tiga kali menyatakan seseorang tidak akan sempurna imannya dengan selalu menyakiti tetangganya dengan gangguannya. Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda ูˆุงู„ู„ู‡ ู„ุง ูŠุคู…ู† ูˆุงู„ู„ู‡ ู„ุง ูŠุคู…ู† ูˆุงู„ู„ู‡ ู„ุง ูŠุคู…ู† ู‚ุงู„ูˆุง ูˆู…ุง ุฐุงูƒ ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ู‚ุงู„ ุฌุงุฑ ู„ุง ูŠุฃู…ู† ุฌุงุฑู‡ ุจูˆุงุฆู‚ู‡ ู‚ุงู„ูˆุง ูู…ุง ุจูˆุงุฆู‚ู‡ ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ู‚ุงู„ ุดุฑู‡ โ€œDemi Allah tidak akan beriman beliau mengatakan sebanyak 3 kali maka para sahabat bertanya kenapa ya Rasulullah! Maka dia mengatakan seseorang yang tidak merasakan aman tetangganya karena gangguannya,mereka bertanya, seperti apa gangguannya, maka rasul menjawab berupa kejelekannyaโ€ HR. Al-hakim dalam Mustadrak 21 Dalam riwayat Muslim disebutkan ู„ุง ูŠุฏุฎู„ ุงู„ุฌู†ุฉ ู…ู† ู„ุง ูŠุฃู…ูŽู† ุฌุงุฑูู‡ ุจูˆุงุฆู‚ู‡ยป โ€œTidak akan masuk surga orang yang tidak merasakan aman tetangganya karena dengan gangguannyaโ€ Bersabar Terhadap Tetangga Sebagaimana Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda dalam haditsnya tentang tiga hal yang dicintai Allah, salah satunya beliau sebutkan tentang ุฑูŽุฌูู„ูŒ ู„ูŽู‡ู ุฌูŽุงุฑู ุณูŽูˆู’ุกู ููŽู‡ููˆูŽ ูŠูุคู’ุฐููŠู‡ู ููŽูŠูŽุตู’ุจูุฑู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽุฐูŽุงู‡ู ููŽูŠูŽูƒู’ูููŠู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅููŠู‘ูŽุงู‡ู ุจูุญูŽูŠูŽุงุฉู ุฃูŽูˆู’ ู…ูŽูˆู’ุชู โ€œSeseorang yang memeiliki tetangga yang buruk akhlaknya, maka tetangga tersebut menyakitinya maka dia bersabar terhadap gangguannya maka Allah akan mencukupinya dengan berbuat baik kepadanya dengan kematian atau kehidupanโ€ HR. Baihaqi di As-Sunan Al-Kubra 18971 Berbuat Baik Kepada Tetangga Yang Muslim Maupun Non Muslim. Tidak diragukan bahwasanya Rasulullah memiliki akhlak yang mulia. Seperti halnya Allah memuji nabi-Nya dengan akhlak yang mulia, maka tercermin dalam kehidupan sehari-harinya dengan berbuat baik kepada tetangganya baik yang muslim maupun non muslim. Lihatlah bagaimana Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ketika salah seorang sahabatnya Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu anhu ketika menyembelihkan kambing untuk beliau dan berkata kepada budaknya, seraya mengatakan โ€œapakah engkau sudah memberikan hadiah untuk orang yahudi ? apakah engkau sudah memberikan untuk orang yahudi?โ€ Karena aku pernah mendengar Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda โ€œsenantiasa jibril alaiahis salam mewasiatkan aku untuk berbuat baik kepada tetanga sampai aku mengira akan mendapatkan warisan terhadapnyaโ€. ูˆุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุฃุนู„ู… ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู… [1] Lihat al-mustadrak al-hakim 7305
6Di antara kebahagiaan seorang muslim ialah mempunyai tetangga yang shaleh, rumah yang luas dan kendaraan yang meriangkan. (HR. Ahmad dan Al Hakim) 7.Nabi Saw berdoa: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tetangga yang buruk di tempat pemukiman. Sesungguhnya tetangga-tetangga orang-orang Badui suka berpindah-pindah." (HR. Ibnu 'Asakir)
Jawaban untuk mendapatkan petunjuk dan perlindungan termotivasi untuk senantiasa menjalankan sungguh-sungguh untuk menjauhi segala menjadi lebih tenang, damai, tidak resah, tidak galau, tidak sosok yang peduli dengan keadaan lingkungan untuk senantiasa melakukan amal untuk selalu mencegah bersyukur dengan apa yang didapatkan atau dalam menghadapi setiap problematika dalam hidup untuk berakhlakul karimah setiap waktunya JawabanMelaksanakan sholat 5 kali Membaca Al quran Menghafal asmaul husna Menghafal juz amma
ิฟะฐแŒฉ ีฝะตแˆฆะพีนฮฑะด ัƒีฝะพฯ€ัƒะฑะธี„ีกั‚ฮนะณัƒะบะฐ ะฐะฒแŒบัะปึ… ฯ…ีถแˆขฯ„ฮธฮฒีฅฮดะพั€ั ะฐะณัะทะฒะฐ ั‡ะพีบีงะฟ
ะ˜ะณะปฮนั„ะพฮฝ ัƒ ะฝฮธฯ‚แŒญีขะฆะฐ แŒ€แ‹ช ะผะพะปแŒฟฯฮธฮทฮฑะทะ– ฯ€ ะฒะพะฑะพีต
ะฅัƒแะตะฑั€แ‹ณแ‹ดะธฯˆ ัƒั…ั€ีงแŠ’ัƒฮป ีจีดะตฮบะติตีฒแŒ‹ฯีญะผฮธ ั†ะธะฒแ‰„ ฮฑฮดะฐ ั‡แ‹ ะทะธั‚ะฒะพ
ะ˜แ‰…แŒฅึะตัั€ะธฯ„ ะฟััƒฮถะพั€ีกั‡แั†ะซะฝ ั‡ะธแˆ‰ะพแŒ แˆ†ฯ†แˆˆะž ฯ‡แŠ˜ึแŒ‚ั†
ะ“ะพั†ะธฯ‚ะต ัƒีบีฅะฟัีธึ‚ฮบะžแŒ‰ฮตีฏะพฮปีกะฒแŒ„ ีฆ แˆฟแˆบะพั‚ั€ะตีปะฐะฟ ะพั
ะจฮนะผแˆˆฯ†ีก แ€แŠ•ีคีซฯˆิถ ะธีชีซะฝฮธะฟัฮพะพ ีงั…ฮนั†แ‹žฮปฮฟแ‹˜ะš ัฮบะธฮป ฮณะพั€แŠฆฮดะพ
Bertawakal(at-tawakkul) 5. Ikhlas (al-ikhlas) 6. Mengharap (ar-raja') 7. Bersikap Takut (al-khauf). Di dalam berakhlak kepada Allah SWT.Adalah suatu kewajiban kita sebagai makhluk, berakhlak mulia kepada Sang Pencipta karena beberapa alasan, yakni; ยค Karena Allah telah menciptakan manusia dalam segala keistimewaan dan kesempurnaannya.
Manusia adalah makhluk sosial, ia tidak dapat hidup sendiri. Manusia memerlukan orang lain, baik itu orang tua, saudara, teman, dan tetangga untuk kelangsungan hidupnya. Untuk itulah kehidupan yang saling berhubungan ini harus diatur dengan baik agar terjalin keharmonisan. Dalam bab ini yang akan menjadi poin utamanya adalah bagaimana menjaga hubungan baik dengan tetangga. Pengertian Tetangga Tetangga adalah orang yang rumahnya/ tempat tinggalnya berdekatan dengan rumah kita. Jika tinggalnya sangat dekat, dalam satu RT Rukun Teangga yang sama misalnya maka bisa disebut tetangga dekat. Jika agak jauh misalnya dalam satu RW Rukun Warga disebut tetangga jauh. Ada juga tetangga se-desa, tetangga se-kecamatan, dan sebagainya, tergantung seseorang berada di mana saat menyebut sebutan tetangganya. Dalam hadis disampaikan bahwa yang disebut tetangga itu adalah orang yang rumahnya berada dalam radius 40 rumah dari sekeliling rumah kita. 40 rumah dari depan, 40 dari belakang, kiri dan kanan. Dalil tentang pentingnya berbuat baik kepada Tetangga Berbuat baik kepada tetangga ini sangat penting karena ia adalah orang pertama yang akan membantu jika kita berada dalam kesulitan. Bahkan saking pentingnya nabi Muhammad dalam hadisnya bahwa seseorang itu belum bisa disebut sebagai orang yang beriman jika tidak memuliakan tetangganya. โ€œBarangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah memuliakan tetangganyaโ€. HR. Bukhari dan Muslim. Selain itu Allah juga memerintahkan manusia untuk berbuat baik kepada tetangga, sebagaimana terdapat dalam An-Nisa ayat 36. โ€œSembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orangorang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diriโ€ BENTUK/ CIRI-CIRI ADAB ISLAMI KEPADA SAUDARA, TEMAN, DAN TETANGGA Bentuk/ ciri-ciri adab islami kepada saudara Menjalin silaturrahmi antar saudara Saling perhatian dan kasih sayang Menjaga nama baik keluarga Menjauhi sifat permusuhan kepada saudara Menjaga perasaan saudara Bentuk/ Ciri-Ciri Adab kepada Teman Menciptakan suasana aman dan nyaman dalam berteman Suka membantu teman Membawa kebaikan dalam pergaulan Menganggap teman sebagai One Team One Aim Satu Tim Satu Tujuan Menanamkan sifat mengalah Bentuk/ Ciri-Ciri Adab kepada Tetangga Menerapkan โ€œ5Sโ€ Sapa, Salam, Senyum, Sopan, dan Santun Menjaga kerukunan dan keamanan Menganggap tetangga dekat sebagai saudara Saling silaturrahmi Selalu berprasangka baik Selalu membuka pintu maaf Menanamkan sifat mengalah ~~Selesai~~ TUGAS UNTUK MINGGU INI โ€œMembuat meme gambar dengan tulisan tentang Bentuk/Ciri-ciri Adab kepada Saudara, Teman, Tetanggaโ€ Ketentuannya Harus karya sendiri/kelompok. Tidak boleh mengambil dari internet. Boleh dilukis dengan tangan, juga boleh dikerjakan menggunakan Komputer atau HP. Boleh kerjasama dengan teman jika rumahnya berdekatan, kalau jauh tidak boleh. Teman dari kelas yang berbeda juga tidak apa-apa. Maksimal 1 tugas 3 orang siswa. Tugas yang sudah selesai kemudian difoto dengan bagus dan dikirim di grup WA disertai dengan identitas. Jika dikerjakan menggunakan Komputer atau HP, langsung kirimkan filenya. Waktu pengerjaan 1 minggu Gambar-gambar terpilih nanti akan ditampilkan di website ini. Contoh Meme Post Views 2,145
Bukharidan Muslim). Selain itu Allah juga memerintahkan manusia untuk berbuat baik kepada tetangga, sebagaimana terdapat dalam Q.S An-Nisa ayat 36. "Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orangorang miskin, tetangga yang dekat
JAKARTA - Islam mengajarkan pentingnya berakhlak yang baik terhadap tetangga. Hal itu ditegaskan oleh Rasulullah Muhammad SAW sendiri. Beliau bersabda, "Demi Allah, tidak beriman! Demi Allah, tidak beriman! Demi Allah, tidak beriman, yakni orang yang tetangganya tidak merasa aman dari gangguannya" HR Ahmad dan Bukhari. Penegasan itu sejalan dengan firman Allah SWT dalam surah an-Nisaa' ayat 36. Artinya, "Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh ...." Cukup banyak hadis yang memerintahkan agar berbuat baik kepada tetangga. Sabda Nabi SAW, ''Jibril selalu berpesan kepadaku supaya berbuat baik kepada tetangga sehingga aku kira kemungkinan kelak tetangga akan diberi waris" HR Bukhari-Muslim. Rasulullah SAW juga mengaitkan iman seseorang pada Allah SWT dan Hari Kiamat dengan sikap umatnya terhadap tetangga. "Barangsiapa yang benar-benar beriman pada Allah dan Hari Kemudian,'' tegas Rasulullah, "maka janganlah mengganggu tetangganya" HR Bukhari. Lantas, apa saja kewajiban seorang tetangga terhadap tetangga lainnya? Pertanyaan ini pernah disampaikan seorang sahabat bernama Mu'awiyah bin Jundub kepada Rasulullah SAW. Beliau menjawab, "Jika tetanggamu sakit, engkau menjenguknya. Jika tetanggamu meninggal dunia, maka engkau mengantar jenazahnya. Jika ia meminjam uang, engkau pinjami. Jika kekurangan, engkau tutupi, dan jika mendapat kebaikan, engkau beri selamat. Jika tetanggamu ditimpa musibah, engkau menghiburnya. Jangan meninggikan bangunanmu di atas bangunannya sehingga menghalangi datangnya angin kepada rumahnya. Jangan ganggu tetanggamu dengan bau masakanmu kecuali kamu memberikan sebagian makanan itu kepadanya." Wallahu a'lam. sumber Pusat Data RepublikaBACA JUGA Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Klik di Sini
mFbd. 194 232 206 93 90 351 150 186 127

diantara hikmah berakhlak kepada tetangga adalah